TAUSIYAH-KU
Jika sahabat kita melakukan kesalahan, tegurlah ia dengan cara yang
baik. Bisa jadi ia sedang khilaf, lupa, atau terbawa emosi. Tegurlah,
nasihatilah tanpa membuatnya tersinggung. Gunakan kata-kata yang baik,
bertuturlah dengan halus. Apabila sahabat kita melakukan kesalahan di
tempat umum di mana ada banyak orang-orang, nasihatilah ia ketika kita
hanya berdua dengannya. Karena menegur di depan umum hanya akan membuatnya malu dan bukan mustahil nantinya ia menjauh dari kita.
Bersikap lembut kepada sahabat bukan hanya membuat persahabatan semakin
erat, tetapi bagi siapa yang bersikap lembut terhadap sesamanya maka
Allah akan memberikan balasan yang sesuai.
Rasulullah saw.
bersabda: Wahai Aisyah! Sesungguhnya Allah itu Maha Lembut yang menyukai
kelembutan. Allah akan memberikan kepada orang yang bersikap lembut
sesuatu yang tidak diberikan kepada orang yang bersikap keras dan kepada
yang lainnya. (Shahih Muslim No.4697)
Jadi, untuk apa bersikap keras untuk mengingatkan sahabat, padahal Allah menyukai kelembutan?
© MCNR FSI-KU FBS UNJ

Tidak ada komentar:
Posting Komentar