TAUSIYAH-KU

“Sungguh, Kami benar-benar akan menguji kamu sekalian agar Kami mengetahui orang-orang yang berjuang dan orang-orang yang sabar di antara kamu sekalian.” (QS. Muhammad : 31)
Allah akan menguji hamba-Nya dengan harta seperti mengeluarkan hartanya untuk berjuang di jalan Allah dan diuji melalui jiwa dengan diberi beban berat seperti harus berjihad atau tertimpa penyakit.
Tidak ada orang beriman yang tidak diuji dengan kesulitan. Mengapa Allah melakukan itu kepada hamba-Nya yang beriman? Padahal ia telah melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangannya. Jelas, Allah ingin melihat siapa yang berjuang atas kebenaran dan seberapa tangguh hamba-Nya memperjuangkan kebenaran tersebut serta menumpas kebatilan di muka bumi.
Allah juga ingin menguji kesabaran hamba-Nya, di mana kesabaran tersebut mengantarnya untuk menjadi lebih dekat dengan Allah. Namun bukan sabar yang melampaui batas, yang artinya menahan diri ketika melihat kebatilan di depan mata. Bersabar bahwa itu semua adalah ujian Allah, tetapi tetap memperjuangkan kebenaran. Seperti yang sedang terjadi pada saudara kita di Palestina.
Apakah mereka marah kepada Allah? Tidak, mereka tahu bahwa hal yang sedang mereka alami adalah ujian yang harus mereka hadapi. Mereka tahu, Allah telah menyiapkan yang terbaik untuk mereka yang tidak menyerah dengan apa yang terjadi. Wallahu’alam.
©MCNR FSI-KU FBS UNJ 2016
Tidak ada komentar:
Posting Komentar