TAUSIYAH-KU

"Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, janganlah dia mengganggu tetangganya." (HR. Bukhari no. 1609)
Bertetangga, berarti menjaga hubungan dengan lingkungan. Karena hakikatnya manusia tidak dapat hidup sendiri, manusia tidak lepas dari orang disekitarnya, saling membutuhkan satu sama lain.
Agar sukses menjalani simbiosis mutualisme tersebut, tentu sebelumnya sudah tertanam rasa persaudaraan antar tetangga.
Nah bila hal tersebut dimiliki antar sesama umat manusia, tertuang juga dalam hadis diatas bahwa kita adalah termasuk orang yang beriman.
Karena menjaga hubungan dengan orang lain adalah penting, serta berusaha saling membantu agar terjalin ukhuwah dan tidaklah terputus silaturahmi antar tetangga.
Jika bertamu, hendaklah tahu waktu dan keadaan. Jika mengadakan suatu acara dan melibatkan rumah tetangga hingga sampai kotor di lingkungan rumahnya, tahu diri-lah untuk membersihkan. Jika sedang terjadi masalah antar tetangga, bantu untuk melerainya bukan mengompori kembali. Ini hanya beberapa contoh, dari banyak peristiwa. Semoga kita termasuk pada yang dapat menjaga tatakrama. Yuk dari sekarang jaga hubungan baik kita dengan tetangga yaa ikhwah. Semoga Allah mudahkan jalanNya
© MCNR FSI-KU FBS UNJ 2016
Tidak ada komentar:
Posting Komentar