مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُصِبْ مِنْهُ
“Barangsiapa yang dikehendaki oleh Allah menjadi orang baik maka ditimpakan musibah (ujian) kepadanya.” (HR. Bukhari)
Terkadang, ada yang berburuk sangka dengan hadits tersebut, ikhwah... ini bukan berarti Allah tidak sayang dengan kita, melainkan Dia ingin menguji seberapa kuat iman kita. Jika Dia sayang dengan hambaNya, maka Dia akan mencoba kita untuk kuat menghadapi sesuatu, Dia akan melihat bagaimana keadaan kita dikala tengah kehilangan, kesusahan, dan lain sebagainya. Kalau disaat terpuruk sekalipun, kita masih dapat bersyukur dan tidak lari dari pengharapan dan tetap beribadah pada Allah, maka Allah akan meninggikan derajat kita sebagai hamba yang beriman, inshaAllah.
Meski begitu, Allah memberi ujian tersebut tidak ke semua hambaNya, sebab Dia tidak akan menguji diluar batas kemampuan hambaNya. Mungkin salah satu dari kesemuanya. Namun, semakin tinggi tingkat keimanan seseorang, maka semakin berat ujian yg ia hadapi, sebab Allah tau Dia mampu menghadapinya. Maka dari itu, dalam keadaan sesulit apapun, janganlah berkecil hati dan putus dari harapan kepadaNya, sebab disitulah Allah dekat dengan kita, Allah menunggu kita memanjatkan doa-doa agar terus bersimpuh di hadapanNya. Yaa Allah, semoga kita termasuk orang-orang yang Allah karuniai rahmatNya. Aamiin Allahumma Aamiin.
© MCNR FSI-KU FBS UNJ 2016
Tidak ada komentar:
Posting Komentar