*HIDAYAH MILIK ALLAH*
Ikhwatifillaah, hidayah atau petunjuk hanyalah milik Allah,
bagaimana pun upaya kita untuk mengubah seseorang, bagaimana pun kerja
keras kita untuk menyadarkan seseorang, maka itu tidak ada artinya jika
Allah tidak menghendaki hidayah kepadanya, orang tersebut tidak akan
berubah sampai Allah memberikannya hidayah.
Allah berfirman yang artinya _"Sesungguhnya kamu tidak akan
dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah
memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Allah lebih
mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk.”_
(QS Al Qashash: 56).
(QS Al Qashash: 56).
Syaikh Muhammad
ibnu Shalih Al-Utsaimin menerangkan, _“Hidayah di sini maknanya adalah hidayah petunjuk dan taufik."_
ibnu Shalih Al-Utsaimin menerangkan, _“Hidayah di sini maknanya adalah hidayah petunjuk dan taufik."_
Dari hal ini, sangat jelaslah bagi kita, hidayah hanyalah
milik Allah, dan Allah memberi hidayah kepada orang yang dikehendakinya.
Barangsiapa yang Allah beri hidayah, tidak ada seorang pun yang bisa
menyesatkannya dan barangsiapa yang telah Allah sesatkan, tidak ada
seorang pun yang bisa memberi hidayah kepadanya.
Allah berfirman yang artinya _“... Allah memberikan hidayah kepada siapa yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus.”_
(QS. Al-Baqarah: 213)
(QS. Al-Baqarah: 213)
Kemudian, dalam ayat lain dijelaskan _“ Dan barangsiapa
yang disesatkan Allah, niscaya tak ada baginya seorang pemberi
petunjuk.”_ (QS. Az-zumar : 23)
©MCNR FSI-KU FBS UNJ 2017
Tidak ada komentar:
Posting Komentar