Sahabat Muslim dan Muslimah yang dicintai oleh Allah. Seringkali kita mendengar kata "Istiqomah".
Namun, apa sejatinya makna istiqomah?
Namun, apa sejatinya makna istiqomah?
Perhatikan, Hadist berikut...
عَنْ أَبِي
عَمْرو، وَقِيْلَ : أَبِي عَمْرَةَ سُفْيَانُ بْنِ عَبْدِ اللهِ الثَّقَفِي
رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قُلْتُ : يَا رَسُوْلَ اللهِ قُلْ لِي فِي
اْلإِسْلاَمِ قَوْلاً لاَ أَسْأَلُ عَنْهُ أَحَداً غَيْرَكَ . قَالَ : قُلْ
آمَنْتُ بِاللهِ ثُمَّ اسْتَقِمْ
[رواه مسلم]
Terjemahan Hadits:
Dari Abu Amr,
-ada juga yang mengatakan- Abu ‘Amrah, Suufyan bin Abdillah Ats Tsaqofi
radhiallahuanhu dia berkata, saya berkata: Wahai Rasulullah shallallahu
‘alaihi wa sallam, katakan kepada saya tentang Islam sebuah perkataan
yang tidak saya tanyakan kepada seorangpun selainmu. Beliau bersabda:
Katakanlah: saya beriman kepada Allah, kemudian berpegang teguhlah.
(Riwayat Muslim)
(Riwayat Muslim)
Catatan :
1. Iman kepada Allah ta’ala harus mendahului ketaatan.
2. Amal shaleh dapat menjaga keimanan
3. Iman dan amal saleh keduanya harus dilaksanakan.
4. Istiqomah merupakan derajat yang tinggi.
5. Keinginan yang kuat dari para sahahabat dalam menjaga agamanya dan merawat keimanannya.
6.Perintah untuk istiqomah dalam tauhid dan ikhlas beribadah hanya kepada Allah semata hingga wafat.
2. Amal shaleh dapat menjaga keimanan
3. Iman dan amal saleh keduanya harus dilaksanakan.
4. Istiqomah merupakan derajat yang tinggi.
5. Keinginan yang kuat dari para sahahabat dalam menjaga agamanya dan merawat keimanannya.
6.Perintah untuk istiqomah dalam tauhid dan ikhlas beribadah hanya kepada Allah semata hingga wafat.
Nah, hal-hal yang disebutkan di atas adalah pelajaran yang terdapat dalam hadist agar kita senantiasa istiqomah.
Semoga kita tergolong hamba-hamba Allah yang teguh menjaga keistiqomahan dalam islam.
©MCNR FSI-KU FBS UNJ 2017

Tidak ada komentar:
Posting Komentar