أهلا وسهلا

أهلا وسهلا

Selasa, 16 Mei 2017

Menuntut Ilmu

TAUSIYAH-KU


Ikhwahfillah, menuntut ilmu atau mempelajari ilmu adalah kewajiban kita hingga akhir hayat kita. Tapi ada yang perlu kita perhatikan dalam mempelajari atau mengerjakan sesuatu.
1. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,
مَنْ تَعَلَّمَ عِلْمًا مِمَّا يُبْتَغَى بِهِ وَجْهُ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ لاَ يَتَعَلَّمُهُ إِلاَّ لِيُصِيبَ بِهِ عَرَضًا مِنَ الدُّنْيَا لَمْ يَجِدْ عَرْفَ الْجَنَّةِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
“Barangsiapa yang mempelajari ilmu yang seharusnya ia niatkan untuk mengharap wajah Allah ‘azza wa jalla, namun ia malah niatkan untuk menggapai dunia, maka di hari kiamat ia tidak akan mencium bau surga” (HR. Abu Daud no. 3664 dan Ibnu Majah no. 252, dari Abu Hurairah. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)
.
2. Asy Syarbini –penulis Mughnil Muhtaj- berkata,
“Ketahuilah bahwa keutamaan mempelajari ilmu Islam yang kami sebutkan berlaku bagi orang yang ikhlas mengharapkan wajah Allah Ta’ala dalam mencarinya. Jadi ilmu tadi dicari bukan untuk mendapatkan tujuan dunia seperti harta, kekuasaan, kedudukan, keistimewaan, kesohoran atau semacam itu. Tujuan dunia semacam ini sungguh tercela.”

3. Allah Ta’ala berfirman,
“Barang siapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan kami tambah keuntungan itu baginya dan barang siapa yang menghendaki keuntungan di dunia kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bahagianpun di akhirat.” (QS. Asy Syura: 20)

Ikhwah, kita yang sedang menempuh pendidikan merupakan kegiatan yang mulia yaitu mempelajari ilmu. Dalam mempelajari ilmu, kita sering dilanda rasa cemas. Memikirkan bagaimana masa depan, pekerjaan nanti. Padahal untuk itu perlu diingat niat kita. Jika hanya untuk mengejar urusan pekerjaan atau dunia yang kita dapat hanyalah dunia semata. Padahal jika niat kita untuk Allah maka semua akan menjadi lebih ringan. Karena jika kita mengejar sesuatu untuk Akhirat maka Allah akan memberi keuntungan baik di Akhirat dan dunia. Yuk, perbaiki niat, Ikhwah!

©MCNR FSI-KU FBS UNJ 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar