أهلا وسهلا

أهلا وسهلا

Rabu, 31 Mei 2017

Puasa Sebagai Perisai

TAUSYIAH-KU




*Puasa Sebagai Perisai*🕋 
Ikhwafillah, pada bulan yang penuh berkah dan rahmat ini, terdapat salah satu hadiah yang perlu kita ingat dan pahami sebagai seorang muslim yang beriman, berikut hadist nya:
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda dari hadits Abu Hurairah Radhiyallahu anhu yang diriwayatkan dalam kitab ash-Shahiihain: 

وَالصِّيَامُ جُنَّةٌ وَإِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلاَ يَرْفُثْ وَلاَ يَصْخَبْ فَإِنْ سَابَّهُ أَحَدٌ أَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّي امْرُؤٌ صَائِمٌ.
 “Puasa itu adalah perisai, jika suatu hari salah seorang di antara kalian dalam keadaan berpuasa, maka hendaknya dia tidak berkata kotor dan berteriak-teriak. Jika seseorang mencela dan mencacinya, hendaknya ia mengatakan, ‘Sesungguhnya aku sedang berpuasa.’” Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam : “Puasa adalah perisai,” maknanya bahwa puasa memelihara pelakunya dari adzab Neraka pada hari Kiamat, puasa memeliharanya dari hawa nafsu dan kemungkaran dalam kehidupan dunianya. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga telah membimbing orang yang berpuasa untuk meninggalkan perkataan kotor dan keji, perbuatan-perbuatan yang buruk serta meninggalkan emosi kemarahan. 
Dan akhlak pelaku puasa yang mulia ini akan membantunya meraih derajat takwa. Itulah perangai yang terpuji.
Ikwah, jadi jangan lupa untuk selalu bersabar agar senantiasa mendapatkan kebaikan dari Allah Swt, terutama di bulan yang penuh dengan ampunan ini, dan juga jangan selalu mengganggu sesama saudara kita, bahkan hingga mencela dan berkata kasar, selalu ingat bahwa pada bulan ramadhan kita sedang berpuasa. 

©MCNR FSI-KU FBS UNJ 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar