*Puasa
Sebagai Perisai*🕋
Ikhwafillah, pada bulan yang penuh berkah dan rahmat
ini, terdapat salah satu hadiah yang perlu kita ingat dan pahami sebagai
seorang muslim yang beriman, berikut hadist nya:
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda dari hadits Abu Hurairah Radhiyallahu anhu yang diriwayatkan dalam kitab ash-Shahiihain:
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda dari hadits Abu Hurairah Radhiyallahu anhu yang diriwayatkan dalam kitab ash-Shahiihain:
وَالصِّيَامُ جُنَّةٌ وَإِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلاَ يَرْفُثْ وَلاَ يَصْخَبْ فَإِنْ سَابَّهُ أَحَدٌ أَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّي امْرُؤٌ صَائِمٌ.
“Puasa itu adalah perisai, jika suatu
hari salah seorang di antara kalian dalam keadaan berpuasa, maka hendaknya dia
tidak berkata kotor dan berteriak-teriak. Jika seseorang mencela dan
mencacinya, hendaknya ia mengatakan, ‘Sesungguhnya aku sedang berpuasa.’” Sabda
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam : “Puasa adalah perisai,” maknanya
bahwa puasa memelihara pelakunya dari adzab Neraka pada hari Kiamat, puasa
memeliharanya dari hawa nafsu dan kemungkaran dalam kehidupan dunianya.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga telah membimbing orang yang
berpuasa untuk meninggalkan perkataan kotor dan keji, perbuatan-perbuatan yang
buruk serta meninggalkan emosi kemarahan.
Dan akhlak pelaku puasa yang mulia
ini akan membantunya meraih derajat takwa. Itulah perangai yang terpuji.
Ikwah, jadi jangan lupa untuk selalu bersabar agar senantiasa mendapatkan kebaikan dari Allah Swt, terutama di bulan yang penuh dengan ampunan ini, dan juga jangan selalu mengganggu sesama saudara kita, bahkan hingga mencela dan berkata kasar, selalu ingat bahwa pada bulan ramadhan kita sedang berpuasa.
Ikwah, jadi jangan lupa untuk selalu bersabar agar senantiasa mendapatkan kebaikan dari Allah Swt, terutama di bulan yang penuh dengan ampunan ini, dan juga jangan selalu mengganggu sesama saudara kita, bahkan hingga mencela dan berkata kasar, selalu ingat bahwa pada bulan ramadhan kita sedang berpuasa.
©MCNR FSI-KU FBS UNJ 2017
Tidak ada komentar:
Posting Komentar