أهلا وسهلا

أهلا وسهلا

Rabu, 12 Juli 2017

Jangan Marah

TAUSYIAH-KU


Seringkali kita mengalami kesulitan mengontrol emosi kita seperti contoh pada amarah. Padahal dengan kita bisa mengendalikan amarah, kita dijamin bisa mendapatkan surga. Sebagaimana hadits:

لا تغضب ولك الجنة
“Jangan marah, maka bagimu syurga” ( HR. Thabrani )

Lalu bagaimana mengendalikan emosi? Berikut ini ada beberapa tips yang akan dibagikan agar dapat mengontrol emosi. Tips ini insya Allah ampuh apabila dilakukan secara konsisten.

1. Segera memohon perlindungan kepada Allah dari godaan setan dengan membaca taawudz
 sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
"Sungguh saya mengetahui ada satu kalimat, jika dibaca oleh orang ini, marahnya akan hilang. Jika dia membaca taawudz: A-uudzu billahi minas syaithanir rajiim, marahnya akan hilang. (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Diam
Biasanya saat marah kita cenderung ingin melakukan sikap defense atau membela diri. Namun Islam mengajarkan kita untuk lebih baik memilih diam ketika emosi sedang bergejolak. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW:
"Jika kalian marah, diamlah." (HR. Ahmad dan Syuaib Al-Arnauth menilai Hasan lighairih).


3. Mengambil posisi lebih rendah
Salah satu penyebab munculnya marah adalah karena merasa rendah atau direndahkan. Oleh karena itu, sikap refleks yang timbul justru ingin terlihat tinggi. Namun Rasulullah menyuruh kita untuk mengambil posisi rendah saat emosi sedang bergejolak. Seperti Sabda Rasulullah SAW berikut ini
"Apabila kalian marah, dan dia dalam posisi berdiri, hendaknya dia duduk. Karena dengan itu marahnya bisa hilang. Jika belum juga hilang, hendak dia mengambil posisi tidur." (HR. Ahmad 21348, Abu Daud 4782 dan perawinya dinilai shahih oleh Syuaib Al-Arnauth).


4. Segera berwudhu atau mandi
Marah itu berasal dari setan dan setan diciptakan dari api. Maka logika yang sangat tepat untuk meredakan amarah tersebut dengan wudhu atau mandi. Seperti hadis berikut ini
"Sesungguhnya marah itu dari setan, dan setan diciptakan dari api, dan api bisa dipadamkan dengan air. Apabila kalian marah, hendaknya dia berwudhu." (HR. Ahmad 17985 dan Abu Daud 4784) 


5. Ingatlah hadis ini ketika marah:
 Hadis dari Ibnu Umar,
"Siapa yang menahan emosinya maka Allah akan tutupi kekurangannya. Siapa yang menahan marah, padahal jika dia mau, dia mampu melampiaskannya, maka Allah akan penuhi hatinya dengan keridhaan pada hari kiamat." (Diriwayatkan Ibnu Abi Dunya dalam Qadha Al-Hawaij, dan dinilai hasan oleh Al-bani)


 © MCNR FSI-KU FBS UNJ 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar