أهلا وسهلا

أهلا وسهلا

Jumat, 01 September 2017

Manfaat-Manfaat Berqurban

TAUSYIAH-KU


*MANFAAT-MANFAAT BERKURBAN* 
 
Ikhwafillah, dengan segala keimanan dan pengetahuan yang kita miliki, bahwa ternyata terdapat banyak hikmah dan manfaat dari berkurban, dan semuanya telah disyariatkan kedalam beberapa hadist maupun nasihat. 

 
Ikhwah,Sudah tidak terasa bahwa umat muslim di seluruh dunia akan merayakan hari raya Idul Adha 1438 Hijriyah /2017. 

Idul Adha juga seringkali disebut sebagai Idul Kurban, karena pada hari raya tersebut umat muslim merayakan kemenangan dengan berkurban.
Serta impahan rasa syukur atas nikmat yang telah diperoleh dapat diwujudkan salah satunya dengan berkurban. Tak hanya mengharapkan ridho Allah, tentunya berkurban juga memiliki banyak hikmah.
Berikut hikmah yang dapat diambil dari berkurban:
Dibawah ini merupakan salah satu hadist nmaupun nasihat mengenai manfaat nya berkurban pada hari Idul Adha:
1. Bersyukur atas nikmat hidup dari Allah SWT
Hidup dengan tubuh yang sehat dan rezeki yang mencukupi adalah nikmat terbesar yang diberikan oleh Allah SWT. Dengan berkurban, rasa syukur atas limpahan rezeki yang telah dilimpahkan oleh Allah SWT dapat terwujud. 

 
2. Berkurban adalah ciri keislaman seseorang
Ibadah kurban menjadi bentuk ketaqwaan kita terhadap Allah SWT karena perintah berkurban telah termaktub dalam Al-quran.
Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Ibnu Majah pun menjelaskan hal tersebut, Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang mendapati dirinya dalam keadaan lapang, lalu ia tidak berkurban, maka jangan sekali-kali mendekati tempat shalat kami.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah) 

 
3. Berkurban lebih baik dari sedekah senilai hewan kurban
Ibnu Qayyim berkata, “Penyembelihan yang dilakukan di waktu mulia lebih afdhol daripada sedekah senilai penyembelihan tersebut.
Oleh karenanya jika seseorang bersedekah untuk menggantikan kewajiban penyembelihan pada manasik tamuttu’ dan qiron
meskipun dengan sedekah yang bernilai lipat ganda, tentu tidak bisa disamakan dengan udhiyah (berqurban). (Shahih Fiqh Sunnah 2 : 379).


4. Menguatkan Solidaritas sesama umat islam
Berkurban dilakukan oleh orang yang mampu dan akan dinikmati oleh orang yang kurang mampu.
Jadi, Dengan berkurban, seseorang dapat memupuk rasa kepedulian terhadap sesama, dan akan terjalin pula sikap solidaritas yang kuat di antara pemberi maupun penerima kurban, serta menjadi penguat tali persaudaraan dan silaturahimi antara sesama umat islam di negara indonesia muapun diseluruh dunia.


5. Meneladani Kesabaran dan Kecintaan keluarga Ibrahim A.S kepada Allah SWT*
Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama nabi Ibrahim A.S, nabi Ibrahim A.S berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai Bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”. (QS Ash-Shaffat: 102)


6. Mensucikan Rezeki yang kita miliki
Rezeki yang telah kita peroleh tidaklah mutlak untuk diri kita sendiri, di sebagian harta kita, ada hak orang lain yang membutuhkan.
Allah menganjurkan kita untuk bersedekah dan mengingat sesama.
kurban juga merupakan bentuk sedekah dalam arti yang lebih luas, karena dengan berkuban, orang lain pun dapat merasakan kebahagiaan atas apa yang telah kita dermakan.


7. Mengembangkan Usaha Ternak Lokal menjadi lebih makmur
Idul Adha (Qurban) juga memiliki andil dalam membudidayakan hewan ternak.
Idul Adha (Qurban) yang dirayakan setiap satu tahun sekali ini dapat menjadi ladang usaha bagi para peternak sapi, kerbau, kambing, dan domba.
Dari perayaan Idul Adha (Qurban) ini, para peternak dapat memasarkan hewan ternaknya dalam jumlah yang lebih banyak dibanding pada hari-hari biasanya dan membuat peternak menjadi lebih makmur sejahtera dan menjadi lebih bersemnagat dalam menjalani pekerjaannya.
 

Jadi marilah kita berqurban jika mampu sebagai bentuk rasa syukur, beriman , bertaqwa, dan juga menjadi salah satu bentuk ibadah kepada Allah SWT.
Seperti yang sudah dijelaskan didalam surat Al-Kautsar, yaitu:
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ
Artinya: “Dirikanlah shalat dan berqurbanlah (an nahr).” (QS. Al Kautsar: 2).


© MCNR FSIKU FBS UNJ 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar