أهلا وسهلا

أهلا وسهلا

Sabtu, 02 April 2016

Keutamaan Berbakti Kepada Orang Tua I

TAUSYIAH-KU

 

Keutamaan Berbakti kepada Orang Tua

Berbakti kepada kedua orang tua merupakan salah satu amal yang dengannya Allah mengampuni dosa dosa seorang hamba.

ﺍﻟْﻮَﺍﻟِﺪُ ﺃَﻭْﺳَﻂُ ﺃَﺑْﻮَﺍﺏِ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ ﻓَﺈِﻥْ ﺷِﺌْﺖَ ﻓَﺄَﺿِﻊْ ﺫَﻟِﻚَ ﺍﻟْﺒَﺎﺏَ ﺃَﻭِ ﺍﺣْﻔَﻈْﻪُ
“Siapa yang mendapati salah satu dari kedua orang tuanya kemudian ia tidak diampuni, maka Allah telah menjauhkannya (dari rahmat)” (HR. Ahmad).


Berbuat baik atau berbakti kepada kedua orang tua merupakan suatu kewajiban bagi setiap orang, terutama bagi setiap orang muslim yang mana berbakti kepada kedua orang tua adalah bagian dari etika Islam.
Makna hadits di atas adalah apabila seorang anak berbuat tidak baik kepada kedua orang tuanya, kemudian orang tuanya tidak memaafkannya, maka Allah tidak akan memberi ampunan kepada anak itu.
Berkata Imam Al-Qurthubi: “Termasuk ‘Uquuq (durhaka) kepada orang tua adalah menyelisihi/ menentang keinginan-keinginan mereka dari (perkara-perkara) yang mubah, sebagaimana Al-Birr (berbakti) kepada keduanya adalah memenuhi apa yang menjadi keinginan mereka. Oleh karena itu, apabila salah satu atau keduanya memerintahkan sesuatu, wajib engkau mentaatinya selama hal itu bukan perkara maksiat, walaupun apa yang mereka perintahkan bukan perkara wajib tapi mubah pada asalnya, demikian pula apabila apa yang mereka perintahkan adalah perkara yang mandub (disukai/ disunnahkan).
Jika Allah tidak mau mengampuni dosa-dosa kita, kepada siapa lagi kita memohon ampunan?

© MCNR FSI-KU FBS UNJ

Tidak ada komentar:

Posting Komentar