أهلا وسهلا

أهلا وسهلا

Kamis, 23 Juni 2016

Menuntut Olmu VI


TAUSIYAH-KU
 


Setelah kita diperintahkan oleh Allah untuk selalu menuntut ilmu semasa kita hidup, kemudian dengan ilmu wawasan kita menjadi luas, apakah cukup sampai di situ saja ilmu yang kita dapat? Dikumpulkan untuk menunjukkan bahwa kita tahu banyak hal?
Layaknya harta yang harus disedekahkan, begitu pula dengan ilmu. Rasulullah SAW bersabda:

ﺗَﻌَﻠَّﻤُﻮْﺍ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻌِﻠْﻢِ ﻣَﺎ ﺷِﺌْﺘُﻢْ ﻓَﻮَﺍﻟﻠﻪِ ﻟَﺎ ﺗُﺆْﺕِ ﺟَﺰَﺍﺀً ﺑِﺠَﻤْﻊِ ﺍﻟْﻌِﻠْﻢِ ﺣَﺘَّﻰ ﺗَﻌَﻤَّﻠُﻮْﺍ
( ﺭَﻭَﺍﻩُ ﺍَﺑُﻮْ ﺍﻟْﺤَﺴَﻦْ)
“Belajarlah kalian semua atas ilmu yang kalian inginkan, maka demi Allah tidak akan diberikan pahala kalian sebab mengumpulkan ilmu sehingga kamu mengamalkannya. (HR. Abu Hasan)

Allah tidak akan memberi pahala jika ilmu yang kita dapat hanya dipendam saja untuk diri sendiri. Maka kewajiban orang yang berilmu adalah mengamalkannya, agar bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain.

Banyak cara mengamalkan ilmu. Bisa dengan membuat tulisan, menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, dan yang paling mulia adalah mengajarkan suatu ilmu kepada orang lain seperti yang dilakukan guru di sekolah, seperti yang dilakukan ustadz di dalam majelis ilmu dan sebagainya.

Atau bisa saja, ada orang yang ingin belajar suatu ilmu, tetapi kekurangan finansial, lalu kita bisa membantunya belajar dengan biaya yang murah atau bahkan gratis. Nah, jadi dapat pahala, nih, karena meringankan beban orang lain.

Selain itu, dengan mengamalkan ilmu kepada orang lain bisa menjadi amal jariyah untuk kita.

Jadi, masih mau ilmunya dipendam untuk diri sendiri? Nggak, lah, ya~

© MCNR FSI-KU FBS UNJ

Tidak ada komentar:

Posting Komentar