أهلا وسهلا

أهلا وسهلا

Senin, 24 April 2017

Macam-Macam Syirik dan Bahayanya






(Media FSI-KU) Assalamu’alaikum sahabat muslim! Seperti biasanya artikel Kajian Islam FSI-KU balik lagi dengan membawa tema yang seru dan pembicara yang insyaa allah setiap minggunya kereeen, deh! Tema kita pada Kalam-KU minggu lalu, tanggal 21 April 2017 membicarakan tentang Macam-Macam Syirik dan Bahayanya, dengan pembicara yaitu Ustad Agus Supriatna. 

Syirik merupakan salah satu dari tiga hal yang dapat menyebabkan lunturnya prinsip kita dalam beragama,
    1 .       Syirik
    2.       Ilhat (Penyimpangan)
    3.       Murtad (Keluar dari agama)

Sebetulnya, apa sih pengertian syirik itu? Syirik secara bahasa artinya mempersamakan, atau mempersekutukan. Sedangkan menurut istilah syirik adalah perbuatan yang mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang lain.

Lalu, bagaimana hukum perbuatan syirik itu? 

لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ هُوَ الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ ۖ وَقَالَ الْمَسِيحُ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اعْبُدُوا اللَّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ ۖ إِنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ ۖ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ
Artinya:
“Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.” (QS. Al-Ma’idah: 72)

وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ ۖ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ
Artinya:
“Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar.” (QS. Luqman: 13)

ذَٰلِكَ هُدَى اللَّهِ يَهْدِي بِهِ مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ ۚ وَلَوْ أَشْرَكُوا لَحَبِطَ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
Artinya:
“Itulah petunjuk Allah, yang dengannya Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya. Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan. “ (QS. Al-An’am: 88)

وَلَقَدْ أُوحِيَ إِلَيْكَ وَإِلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكَ لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Artinya:
“Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu. "Jika kamu mempersekutukan (Tuhan), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi. “ (QS. Az-Zumar: 65)

Hadist riwayat Al-Bukhari dan Muslim: “Maukah kalian aku beritahukan tentang dosa yang paling besar?, “Kami menjawab, Ya wahai Rasulullah!”, Beliau bersabda, Berbuat syirik kepada Allah dan durhaka kepada kedua orang tua.”

Dari beberapa ayat dan hadist di atas, dapat kita simpulkan bahwa syirik merupakan perbuatan yang hukumnya diharamkan oleh Allah. For your information nih sahabat muslim, ketika Allah mengharamkan sesuatu artinya sesuatu yang diharamkan itu dapat membawa bahaya dan keburukan bagi kita. Maka dari itu Allah mengharamkannya. Karena syirik merupakan perbuatan yang haram maka pasti akan ada bahaya yang dapat ditimbulkan. Berdasarkan ayat-ayat di atas perbuatan syirik akan menimbulkan bahaya sebagai berikut:

      1.       Perbuatan syirik akan berujung pada terhalangnya kita menuju surga
      2.       Orang yang melakukan perbuatan syirik tempat tinggalnya adalah di neraka
      3.       Orang yang melakukan perbuatan syirik disebut sebagai orang yang zhalim
      4.       Dan orang yang zhalim tidak akan mendapat pertolongan di akhirat nanti
      5.       Amalan dan harta yang diamalkan akan sia-sia
      6.       Menjadi musuh Allah

Gimana tuh sahabat muslim? Serem banget kan bahaya yang ditimbulkan dari perbuatan syirik itu. Ada baiknya nih, setelah kita mengetahui bahaya syirik itu, kita harus menjaga dan membentengi diri kita dari perbuatan syirik dengan cara mengetahui macam-macam syirik. Seringkali kita berpikir bahwa perbuatan syirik itu hanya sebatas menyembah selain Allah, seperti menyembah setan, patung, dsb. Memang benar, tapi perbuatan syirik tidak sesempit itu aja, loh sahabat muslim. Perbuatan syirik secara umum dapat digolongkan menjadi dua macam, yaitu syirik kecil dan syirik besar.

     1. Syirik kecil adalah semua perkataan dan perbuatan yang dapat membawa seseorang ke dalam kemusyrikan atau syirik besar. Orang yang melakukan perbuatan syirik kecil tidak menjadikan pelakunya keluar dari agama Islam. Contoh-contoh syirik kecil yaitu:

a.       Syirik Zhahir (Nyata)
·         Bersumpah kepada selain Allah
·         Menggunakan mantra untuk menolak kejahatan
·         Bernazar kepada selain Allah
·         Menggunakan zimat

b.      Syirik Khafi (Tersembunyi)
·         Riya yaitu melakukan kebaikan dengan maksud ingin dilihat oleh orang lain.
·         Sum’ah yaitu melakukan kebaikan dengan maksud ingin didengar oleh orang lain
·         Ujub yaitu perasaan berbangga diri atau merasa diri lebih baik dari orang lain

      2.    Syirik besar adalah mempercayai adanya tuhan selain Allah dengan memalingkan bentuk ibadah kepada selain Allah. Orang yang melakukan perbuatan syirik besar menjadikan pelakunya keluar dari agama Islam dan menjadikannya kekal di dalam neraka. Contoh-contoh syirik besar yaitu:

a.       Syirik Niat
·         Berpendapat bahwa ada pencipta selain Allah
b.      Syirik Perbuatan
·         Melakukan penyembahan kepada selain Allah seperti menyembah berhala
c.       Berdoa kepada selain Allah
d.      Menyembelih suatu binatang bukan karena Allah tetapi untuk dipersembahkan kepada patung atau berhala
e.      Meminta rezeki kepada selain Allah seperti, kepada setan dan iblis
f.        Meminta pertolongan kepada selain Allah seperti, kepada dukun

       3.        Selain itu, terdapat juga macam-macam syirik berdasarkan tauhidnya, yaitu:
a.       Syirik Tauhid Rububiyah
Tauhid Rububiyah artinya mengesakan Allah dalam segala perbuatan-Nya, dengan meyakini bahwa Dia sendiri yang menciptakan segenap makhluk. Contoh perbuatan syirik Tauhid Rububiyah adalah mempercayai bahwa adanya yang menciptakan, menguasai, dan mengatur alam semesta ini selain Allah dalam hal yang hanya dimampui oleh Allah.
b.      Syirik Tauhid Uluhiyah
Tauhid Uluhiyah adalah keyakinan bahwa Allah adalah satu-satu-Nya Dzat yang berhak disembah dengan penuh ketundukan, pengagungan, dan kecintaan. Contoh perbuatan syirik Tauhid Uluhiyah adalah menyembah selain Allah seperti, menyembah berhala, memalingkan ibadahnya dari Allah.
c.       Syirik Tauhid Al-Asma` wa Ash-Shifa
Tauhid Al-Asma` wa Ash-Shifa adalah keyakinan bahwa Allah memiliki nama-nama yang indah (al-asma`ul husna) dan sifat-sifat yang mulia sesuai dengan keagungan dan kemuliaan-Nya. Contoh perbuatan syirik tauhid Al-Asma` wa Ash-Shifa adalah menyalahgunakan asma Allah, menyamakan sifat-sifat Allah dengan sifat-sifat makhluk-Nya. 

Nah, itulah materi tentang syirik yang disampaikan oleh Ustad Agus. Mulai sekarang berhati-hatilah dalam meniatkan sesuatu. Niatkan semua karena Allah, karena kalau kita salah dalam niat bisa membawa kita masuk ke dalam perbuatan syirik kecil. Tapi, jangan mudah mencap semua perbuatan yang dilihat oleh orang adalah syirik. Itu semua kembali lagi kepada niat kita masing-masing. Ingat, bahwa syirik yang menyebabkan seseorang masuk ke neraka dan kekal di dalamnya adalah syirik besar.

Oh, ya.. ada tambahan kecil nih dari Ustad Agus, beliau berpesan ketika kita ingin memberi nama seseorang dari Asmaul Husna seperti Ar-Rahman, jangan lupa untuk menambahkan kata Abdu. Sehingga menjadi Abdur Rahman yang artinya hamba Allah yang Maha Pengasih.

Sampai di sini dulu artikel Kalam-KU kali ini. Semoga bermanfaat..

Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar