(Media FSI-KU) Assalamu’alaikum sahabat
muslim! Seperti biasanya artikel Kajian Islam FSI-KU balik lagi dengan membawa
tema yang seru dan pembicara yang insyaa allah setiap minggunya kereeen, deh!
Tema kita pada Kalam-KU minggu lalu, tanggal 21 April 2017 membicarakan tentang
Macam-Macam Syirik dan Bahayanya, dengan pembicara yaitu Ustad Agus Supriatna.
Syirik
merupakan salah satu dari tiga hal yang dapat menyebabkan lunturnya prinsip
kita dalam beragama,
1 .
Syirik
2.
Ilhat (Penyimpangan)
3.
Murtad (Keluar dari agama)
Sebetulnya,
apa sih pengertian syirik itu? Syirik secara bahasa artinya mempersamakan, atau
mempersekutukan. Sedangkan menurut istilah syirik adalah perbuatan yang
mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang lain.
Lalu,
bagaimana hukum perbuatan syirik itu?
لَقَدْ كَفَرَ
الَّذِينَ
قَالُوا
إِنَّ
اللَّهَ
هُوَ
الْمَسِيحُ
ابْنُ
مَرْيَمَ
ۖ
وَقَالَ
الْمَسِيحُ
يَا
بَنِي
إِسْرَائِيلَ
اعْبُدُوا
اللَّهَ
رَبِّي
وَرَبَّكُمْ
ۖ
إِنَّهُ
مَنْ
يُشْرِكْ
بِاللَّهِ
فَقَدْ
حَرَّمَ
اللَّهُ
عَلَيْهِ
الْجَنَّةَ
وَمَأْوَاهُ
النَّارُ
ۖ
وَمَا
لِلظَّالِمِينَ
مِنْ
أَنْصَارٍ
Artinya:
“Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang
yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam",
padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah
Tuhanku dan Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu
dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya
ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.”
(QS. Al-Ma’idah: 72)
وَإِذْ قَالَ
لُقْمَانُ
لِابْنِهِ
وَهُوَ
يَعِظُهُ
يَا
بُنَيَّ
لَا
تُشْرِكْ
بِاللَّهِ
ۖ
إِنَّ
الشِّرْكَ
لَظُلْمٌ
عَظِيمٌ
Artinya:
“Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata
kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku,
janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah)
adalah benar-benar kezaliman yang besar.” (QS. Luqman: 13)
ذَٰلِكَ هُدَى
اللَّهِ
يَهْدِي
بِهِ
مَنْ
يَشَاءُ
مِنْ
عِبَادِهِ
ۚ
وَلَوْ
أَشْرَكُوا
لَحَبِطَ
عَنْهُمْ
مَا
كَانُوا
يَعْمَلُونَ
Artinya:
“Itulah petunjuk Allah, yang dengannya
Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara
hamba-hamba-Nya. Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah
dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan. “ (QS. Al-An’am: 88)
وَلَقَدْ أُوحِيَ
إِلَيْكَ
وَإِلَى
الَّذِينَ
مِنْ
قَبْلِكَ
لَئِنْ
أَشْرَكْتَ
لَيَحْبَطَنَّ
عَمَلُكَ
وَلَتَكُونَنَّ
مِنَ
الْخَاسِرِينَ
Artinya:
“Dan sesungguhnya telah diwahyukan
kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu. "Jika kamu mempersekutukan
(Tuhan), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang
yang merugi. “ (QS. Az-Zumar: 65)
Hadist riwayat Al-Bukhari dan
Muslim: “Maukah kalian aku beritahukan tentang dosa yang paling besar?, “Kami
menjawab, Ya wahai Rasulullah!”, Beliau bersabda, Berbuat syirik kepada Allah
dan durhaka kepada kedua orang tua.”
Dari beberapa ayat dan hadist di atas,
dapat kita simpulkan bahwa syirik merupakan perbuatan yang hukumnya diharamkan
oleh Allah. For your information nih sahabat muslim, ketika Allah mengharamkan
sesuatu artinya sesuatu yang diharamkan itu dapat membawa bahaya dan keburukan
bagi kita. Maka dari itu Allah mengharamkannya. Karena syirik merupakan
perbuatan yang haram maka pasti akan ada bahaya yang dapat ditimbulkan. Berdasarkan
ayat-ayat di atas perbuatan syirik akan menimbulkan bahaya sebagai berikut:
1. Perbuatan
syirik akan berujung pada terhalangnya kita menuju surga
2.
Orang yang melakukan perbuatan syirik tempat
tinggalnya adalah di neraka
3.
Orang yang melakukan perbuatan syirik disebut
sebagai orang yang zhalim
4.
Dan orang yang zhalim tidak akan mendapat
pertolongan di akhirat nanti
5.
Amalan dan harta yang diamalkan akan sia-sia
6.
Menjadi musuh Allah
Gimana
tuh sahabat muslim? Serem banget kan bahaya yang ditimbulkan dari perbuatan
syirik itu. Ada baiknya nih, setelah kita mengetahui bahaya syirik itu, kita
harus menjaga dan membentengi diri kita dari perbuatan syirik dengan cara mengetahui
macam-macam syirik. Seringkali kita berpikir bahwa perbuatan syirik itu hanya
sebatas menyembah selain Allah, seperti menyembah setan, patung, dsb. Memang benar,
tapi perbuatan syirik tidak sesempit itu aja, loh sahabat muslim. Perbuatan
syirik secara umum dapat digolongkan menjadi dua macam, yaitu syirik kecil dan
syirik besar.
1. Syirik kecil adalah semua perkataan dan perbuatan
yang dapat membawa seseorang ke dalam kemusyrikan atau syirik besar. Orang yang
melakukan perbuatan syirik kecil tidak menjadikan pelakunya keluar dari agama
Islam. Contoh-contoh syirik kecil yaitu:
a. Syirik
Zhahir (Nyata)
·
Bersumpah kepada selain Allah
·
Menggunakan mantra untuk menolak kejahatan
·
Bernazar kepada selain Allah
·
Menggunakan zimat
b. Syirik
Khafi (Tersembunyi)
·
Riya yaitu melakukan kebaikan dengan maksud
ingin dilihat oleh orang lain.
·
Sum’ah yaitu melakukan kebaikan dengan maksud
ingin didengar oleh orang lain
·
Ujub yaitu perasaan berbangga diri atau merasa
diri lebih baik dari orang lain
2. Syirik besar adalah mempercayai
adanya tuhan selain Allah dengan memalingkan bentuk ibadah kepada selain Allah.
Orang yang melakukan perbuatan syirik besar menjadikan pelakunya keluar
dari agama Islam dan menjadikannya kekal di dalam neraka. Contoh-contoh syirik
besar yaitu:
a. Syirik
Niat
·
Berpendapat bahwa ada pencipta selain Allah
b.
Syirik Perbuatan
·
Melakukan penyembahan kepada selain Allah
seperti menyembah berhala
c.
Berdoa kepada selain Allah
d.
Menyembelih suatu binatang bukan karena Allah
tetapi untuk dipersembahkan kepada patung atau berhala
e.
Meminta rezeki kepada selain Allah seperti,
kepada setan dan iblis
f.
Meminta pertolongan kepada selain Allah seperti,
kepada dukun
3.
Selain itu,
terdapat juga macam-macam syirik berdasarkan tauhidnya, yaitu:
a.
Syirik Tauhid Rububiyah
Tauhid
Rububiyah artinya mengesakan Allah dalam segala perbuatan-Nya, dengan meyakini
bahwa Dia sendiri yang menciptakan segenap makhluk. Contoh perbuatan syirik
Tauhid Rububiyah adalah mempercayai bahwa adanya yang menciptakan, menguasai,
dan mengatur alam semesta ini selain Allah dalam hal yang hanya dimampui oleh
Allah.
b.
Syirik Tauhid Uluhiyah
Tauhid
Uluhiyah adalah keyakinan bahwa Allah adalah satu-satu-Nya Dzat yang berhak
disembah dengan penuh ketundukan, pengagungan, dan kecintaan. Contoh perbuatan syirik
Tauhid Uluhiyah adalah menyembah selain Allah seperti, menyembah berhala,
memalingkan ibadahnya dari Allah.
c.
Syirik Tauhid Al-Asma` wa Ash-Shifa
Tauhid
Al-Asma` wa Ash-Shifa adalah keyakinan bahwa Allah memiliki nama-nama yang
indah (al-asma`ul husna) dan sifat-sifat yang mulia sesuai dengan keagungan dan
kemuliaan-Nya. Contoh perbuatan syirik tauhid Al-Asma` wa Ash-Shifa adalah
menyalahgunakan asma Allah, menyamakan sifat-sifat Allah dengan sifat-sifat
makhluk-Nya.
Nah, itulah materi tentang syirik yang disampaikan oleh Ustad
Agus. Mulai sekarang berhati-hatilah dalam meniatkan sesuatu. Niatkan semua
karena Allah, karena kalau kita salah dalam niat bisa membawa kita masuk ke
dalam perbuatan syirik kecil. Tapi, jangan mudah mencap semua perbuatan yang
dilihat oleh orang adalah syirik. Itu semua kembali lagi kepada niat kita
masing-masing. Ingat, bahwa syirik yang menyebabkan seseorang masuk ke neraka
dan kekal di dalamnya adalah syirik besar.
Oh, ya.. ada tambahan kecil nih dari Ustad Agus, beliau
berpesan ketika kita ingin memberi nama seseorang dari Asmaul Husna seperti
Ar-Rahman, jangan lupa untuk menambahkan kata Abdu. Sehingga menjadi Abdur
Rahman yang artinya hamba Allah yang Maha Pengasih.
Sampai di sini dulu artikel Kalam-KU kali ini. Semoga
bermanfaat..
Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

Tidak ada komentar:
Posting Komentar