*
Mendekat Kepada Allah*
Dari Anas Radhiallahu Anhu dari Nabi Sallallahu'alahi Wasallam menurut riwayat dari Rabbnya, Dia Berfirman :
_“Apabila hambaKu mendekat kepadaKu sejengkal, Aku mendekat kepadanya sehasta, apabila ia mendekat kepadaKu sehasta, Aku mendekat kepadanya sedepa. Apabila hambaKu datang kepadaKu berjalan, Aku datang kepadanya berlari.”_
(HR. Bukhari)
_“Apabila hambaKu mendekat kepadaKu sejengkal, Aku mendekat kepadanya sehasta, apabila ia mendekat kepadaKu sehasta, Aku mendekat kepadanya sedepa. Apabila hambaKu datang kepadaKu berjalan, Aku datang kepadanya berlari.”_
(HR. Bukhari)
Hadis Qudsi ini menjelaskan bukti keseriusan Allah menerima
ibadah maupun taubat seorang hamba. Ibadah merupakan sarana mendekatkan
diri kepada Allah, harus dimurnikan dari tujuan lain. Ikhlas semata
karena Allah, jauh dari kesyirikan yang akan menjadikan suatu amalan
sia-sia dan tidak diterima. Keseriusan Allah mengajarkan kepada kita
bahwa kesuksesan harus dicapai dengan upaya yang serius, rajin dan giat,
menjauhi sifat malas, lemah dan putus asa.
Kandungan Hadis :
1. Tidak ada yang lebih valid informasinya kecuali Allah dan Rasul-Nya.
2. Allah serius menerima amal ibadah hamba-Nya
3. Taqarrub merupakan sarana meraih ridha Allah
4. Ibadah harus dilakukan dengan istiqomah
2. Allah serius menerima amal ibadah hamba-Nya
3. Taqarrub merupakan sarana meraih ridha Allah
4. Ibadah harus dilakukan dengan istiqomah

Tidak ada komentar:
Posting Komentar