أهلا وسهلا

أهلا وسهلا

Senin, 15 Mei 2017

Tahun Duka Cita, Hijrah Rasulullah ke Thaif dan Mukjizat Isra Mi’raj

Media FSI-KU. Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh. Haloo sahabat muslim dimanapun berada. Semoga selalu dalam lindunganNya yaa. Kali ini FSI-KU akan membagikan cerita yang dibahas pada Kalamku pekan lalu tanggal 3 Mei 2017 yang bertemakan: Tahun Duka Cita, Hijrah Rasulullah ke Thaif dan Mukjizat Isra Mi’raj. Yuk dibaca sampe abis~
 
Nabi Muhammad SAW ternyata pernah merasakan duka dan pedih yang lebih besar dan beliau rasakan selama sepuluh tahun setelah menjadi Rasulullah SAW. Yakni disaat kedua orangtuanya wafat. Mendengar kabar tersebut, para musyrikin Quraisy makin gencar memusuhi Rasulullah SAW. Beliau tak henti mendapat perlakuan buruk dari kaum Quraisy. Hingga beliau teringat akan saudaranya di Thaif sebagai pemegang kekuasaan dan Beliau pun hijrah ke Thaif. Sesampainya di kediaman orang yang ditujunya, beliau ingin menyambung tali silaturahmi kembali dengan mereka dan mengenalkan Islam pada mereka supaya mereka mengikuti yang telah diserukannya. Namun, mereka tidak menerima yang telah diserukan beliau. Mereka mengusir bahkan menyeru penduduk sekitar Thaif untuk mengeroyok beliau. Akhirnya, Beliau pun pergi dari tempat tersebut.

Rasul memutuskan untuk tidak memasuki Mekkah dulu sebelum yakin benar akan keselamatan jiwa dan keberhasilan dakwahnya. Beliau mengirim pesan pada Muth’am bin Adly untuk meminta perlindungan melaksanakan dakwahnya. Muth’am pun memerintahkan para putranya agar mempersenjatai diri dan berjaga di sudut Ka’bah.
Setibanya di Ka’bah, Rasul pulang dengan dikawal Muth’am. Lalu beliau melanjutkan dakwahnya dan menyampaikan risalah Ilahi. Saat beliau tengah giatnya meneruskan perjuangan, terjadilah peristiwa Isra Mi’raj.

Arti Isra Mi’raj ialah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari alam bawah (bumi) ke alam atas (langit) sampai tujuh petala langit dan terakhir menuju Sidratil Muntaha yakni dari Masjidil Haran menuju Masjidil Aqsa di Palestina, kemudian naik ke alam atas melalui beberapa planet yang bertingkat-tingkat lalu naik ke baital makmur, ke Sidrotil Muntaha dan terakhir ke Arsy dan Qaursy dimana beliau menerima wahyu Allah SWT yang mengandung perintah sholat 5 waktu.

Nah, itulah ulasan singkat mengenai perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Tahun Duka Cita hingga Peristiwa Isra Mi’raj. Semoga kita diberikan kesempatan lebih banyak membaca sejarah dari Rasulullah SAW yaa.

Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar