أهلا وسهلا

أهلا وسهلا

Minggu, 18 Juni 2017

Spesial Untuk Para Pencari Malam Lailatul Qadr

TAUSYIAH-KU


*Tanda-tanda malam al-Qadr*
Assalamualaikum, ikhwahfillah. Tahukah kalian tanda-tanda malam lailatul qadr itu seperti apa dan bagaimana?
Supaya ikhwahfillah sekalian tidak terlewat malam lailatul qadr.
.
Berikut ini penjelasannya 👇👇
.
Di malam al-Qadr terdapat cahaya terang bersinar, kondisinya sejuk, tidak panas, tidak pula dingin.
Saat itu, langit bersih, tidak dipenuhi bintang, tidak pula tampak meteor.
Di pagi harinya, matahari terbit dengan sinar yang tidak menyengat. Allah menyembunyikan malam tersebut sehingga kita tidak mengetahuinya agar kita mampu bersungguh-sungguh dalam mencari keberkahannya.
Setiap muslim hendaknya menjauhi tindakan ceroboh seperti mengirimkan informasi tanpa dalil yang menyatakan bahwa pada malam kesekian akan terjadi malam al-Qadr.
Hal tersebut justru akan melemahkan semangat untuk beribadah hingga bulan Ramadhan berakhir.
Padahal yang dituntut adalah adanya kesinambungan dalam beribadah dan berdo’a di malam-malam terakhir Ramadan, karena di dalamnya ada malam al-Qadr, malam di mana rezeki dan ajal dibagikan.
.
Yuk kita isi masjid-masjid di malam ke-10 bulan Ramadan dengan penuh gembira, agar kita merasakan malam lailatul Qadr tanpa kita sadari. Semoga kita semua menjadi hamba-hamba yang selalu bersyukur kepada ALLAH Swt.
Aamiin aamiin ya rabbal alamin.
.
©MCNR FSI-KU FBS UNJ 2017

✨Penentuan Malam Al-Qadr✨
Ikhwatifillah, setiap orang pasti ingin mendapatkan Lailatul Qadar, dengan mengencangkan iman pada 10 malam terakhir di bulan Ramadhan.
Lalu, kapan terjadinya Lailatul Qadar ?
Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah mengatakan,
_"Ulama memunculkan beragam pendapat yang demikian banyak dalam menentukan kapan terjadinya malam Al-Qadr. Hasilnya, di hadapan kita terdapat lebih dari 40 pendapat dari mereka terkait hal tersebut. Hal yang sama juga terjadi dalam penentuan waktu mustajab ketika berdo’a di hari jum’at. Kedua hal ini memiliki kesamaan, di mana waktu terjadi keduanya tidak dinyatakan dengan jelas agar kita bersemangat dalam mencari keduanya. ”_
Ibnu Utsamin rahimahullah mengatakan,
_"Pendapat terkuat menurut para ulama adalah malam Al-Qadr itu dapat berpindah. Bisa jadi malam Al-Qadr terjadi pada malam kedua puluh satu, malam kedua puluh tiga, malam kedua puluh lima, malam kedua puluh tujuh, atau malam kedua puluh sembilan, dan bisa jadi terjadi pada malam-malam genap."_
Semoga kita selalu istiqomah mengencangkan iman-iman kita. Kapanpun itu lailatul qadar, bersegeralah untuk menjemputnya.

©MCNR FSI-KU FBS UNJ 2017


Tidak ada komentar:

Posting Komentar