TAUSYIAH-KU
TAUSIYAH-KU
Ikhwahfillah mari kita bersemangat pada 10 hari terakhir ini, baik di siang maupun malam hari.
Kelalaian yang sering terjadi di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan adalah apa yang dilakukan sebagian orang, di mana mereka mengerahkan kesungguhan untuk beribadah di malam hari, namun loyo di siang hari. Lebih parah dari itu, sebagian ada yang menghabiskan waktu untuk istirahat, tidur hingga tidak mengerjakan shalat Zhuhur dan Ashar.
Ibnu Rajab rahimahullah mengatakan, “Perihal malam al-Qadr, asy-Sya’biy sungguh telah berkata, “Malamnya seperti siangnya.” Sedangkan asy-Syafi’i berkata dalam al-Qadim, “Dianjurkan untuk semangat beribadah di siang hari sebagaimana hal tersebut diupayakan ketika malam al-Qadr.” Hal ini berarti seseorang dianjurkan untuk senantiasa semangat beribadah di sepanjang waktu pada sepuluh hari terakhir Ramadhan, di waktu malam dan siang. Wallahu a’lam."
©MCNR FSI-KU FBS UNJ 2017
Tidak ada komentar:
Posting Komentar