أهلا وسهلا

أهلا وسهلا

Jumat, 21 Juli 2017

Hindari Suudzon

TAUSYIAH-KU


SUUDZON KEPADA SESAMA MUSLIM

Orang yang bersifat suudzon selalu memandang buruk dalam segala hal. Seperti Melihat orang tersenyum disangka mencibir, orang yang diam dikira sombong, ada yang rajin infak, disangka berbuat Ria, orang yang selalu rajin ke masjid dituduh alimunuddin atau orang yang alim, orang yang bersikap kritis dianggap melawan, orang yang selalu mentaati perintah diangap tidak kreatif dan tidak punya inisiatif, orang yang memberi masukan dianggap membunuh karakter, dan sebagainya.
Jadi kita harus sudah  menyadari bahwa  suudzon adalah  perbuatan yang termasuk dosa yang besar, di dalam Firman Allah: ”Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.” al-Hujurat: 12
Suudzon ini merupakan penyakit yang berbahaya yang dapat menimpakan musibah kebinasaan kepada masyarakat. Stigma buruk seperti contoh di atas menyebabkan sebagian kalangan yang imannya lemah manjadi takut untuk bersikap kritis dalam memperjuangkan kebenaran. Oleh karena itu upaya untuk melemahkan semangat mengurangi  kebatilan yang terus diupayakan. Maha benar Allah yang telah menyatakan dalam firmannya: ”Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang Fasik membawa suatu berita, Maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” QS. Al-Hujurat ayat 6 


© MCNR FSI-KU FBS UNJ 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar