أهلا وسهلا

أهلا وسهلا

Selasa, 29 Agustus 2017

Menjadi Ahlusunnah yang Ramah

TAUSYIAH-KU


*JADILAH AHLUSSUNNAH YANG RAMAH*

Ikhwafillah, jika kita adalah seorang ahli sunnah maupun ahlussunnah, maka sangatlah penting bagi kita untuk menjadi seseorang yang memberikan conroh yang baik dan juga menjadi ahlussunnaah yang baik dan ramah.

Karena ada sebuah pendapat dikalangan masyarakat yang umum itu bahwa sifat seseorang yang ahlussunnah dengan memiliki ciri-ciri seperti berjanggut, cingkrang, maupun bercadar ( yang sudah mengaji sunnah dan memahami sunnah) itu memiliki kesan yang : • kurang memberikan senyuman yang ramah. • tidak ingin berjabat tangan. • hanya ingin menegur sesama jama’ah nya saja, tidak dengan yang lainnya. • Kurang menghormati orang yang lebih tua. • Tidak ingin berkumpul. • Lebih kasar dalam mengingkari amaliyah maupun amalan yang keliru.

Dan hasil dari semua sifat tersebut menjadikan seorang ahlussunah tersebut menjadi tidak memiliki simpati sama sekali dan membuatnya dimusuhi oleh orang kain dan membenci sunnah nabi.

seluruh hamba Allah SWT, jadi itu menjadi salah satu kesalahan dari kita sebagai umat islam.
Bukan berarti sesi bersalam-salaman setelah selesai shalat berjama’ah itu di anjurkan, dan lantas kita menjadi tidak bersalam-salamansma sekali pada akhirnya

Bersalam-salaman disaat bertemu di jalan, acara, selesai shalat, dan lainnya itu sudah di sunnahkan oleh Nabi dan dapat kita amalkan jika ada kesempatan tersebut.

Hanya memberikan senyum yang ramah kepada orang yang kita jumpai dengan mengucapkan salam, itu sudah termasuk sunnah Nabi dan manfaatnya jika kita mengamalkan nya kita akan mendapatkan rasa kecintaan dan kasih sayang antara sesama umat islam.

Sebarkanlah senyum,salam,dan sapa meskipun kepada seseorang yang memusuhi sunnah, dan terutama keoada mereka yang belum mengenal dan mengetahui sunnah.
Bantulah siapa pun yang mengalami kesulitan, itu adalah salah satu sunnah Nabi yang akan saling mempererat ukhuwah islamiyah.

Seluruh Hamba Allah SWT, marilah kita ubah cara bergaul kita selama ini, dan juga semoga dakwah ini dapat menjadi sebagian besar si bumi yang Allah ciptakan ini. 

Jika terdapat kesalahan, maka tegurlah dengan naishat yang sopan santun dan tidak dengan membentak, karena kita ini adalah ahlussunnah yang hidup di negeri indonesia ini.
Orang indonesia termasuk orang yang peka dan jika ingin usaha untuk berdakwah tidak akan sia-sia dan tidak melupakan ramah berbudi luhur dan berbahasa.

Ini semua merupakan salah satu intrsopeksi yang  menjadi bermanfaat dan semoga kaum muslimin dan muslimat dapat menerima dakwah sunnah yang bermanfaat dan barokah, dan juga semoga keramahan akan selalu menghiasi hari-hari kita. Amin ya rabbal alamin,, والله أعلمُ بالـصـواب
 

© MCNR FSI-KU FBS UNJ 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar