Walau hanya sebentar saja,
Walau hanya sekejap mata
Duhai Saudaraku, dalam adu pendapat atau juga berdebat, banyak hal yang kau harus perhatikan. Karena terkadang kita lupa, tujuan kita bukan lagi mencari pendapat yang terbaik melainkan menjadi yang terbaik…
Hingga, yang kau tahu hanya ada dua ujung di dalamnya. Kalah memalukan, atau menang menerima banyak pujian.
Perkataan yang kau keluarkan bukan lagi dengan niat menyampaikan kebenaran, tapi jadi yang penting menang terpandang dengan nafsu menghinakan.
Tahukah kau saudaraku, dosa yang membuat Iblis ditendang terhina dari surga?
Merendahkan mahkluk lainnya…
Lantas, apa bedanya Iblis dengan kita yang juga menghinakan saudara kita?
Biar kubeitahu, bedanya adalah Iblis mencontohkan dan kita menirunya, Haha
Merasa tinggi, padahal kehilangan pijakan
Merasa wangi, padahal itu amal yang hangus terbakar
Merasa besar, padahal hanya kepalanya yang membesar bak hidrocephalus ..
Rabbana Dzolamna Anfusana Waillamtaghfirlana Watarhamna Lanakunanna minal Khosiriin..
Ya Rabbi bimbinglah kami..
Jadikan kami Hamba-Mu, bukan hamba Iblis
Jangan tinggalkan kami, walau hanya sebentar saja, walau hanya sekejap mata
Setiabudi, 19/08/2018
AMS
Tidak ada komentar:
Posting Komentar