أهلا وسهلا

أهلا وسهلا

Sabtu, 29 Juli 2017

Janganlah Berperilaku Sombong!

TAUSYIAH-KU


Mengapa menjadi memiliki sifat yang sombong?
Apa mungkin karena merasa lebih kaya?
Apa karena merasa lebih sukses dari yang lain ?
Apa karena merasa lebih pintar dari yang lain?
Apa karena merasa lebih cantik/tampan dari yang lain?
Atau  merasa yang lebih shalih dari yang lain?
Ikhwafillah dengan keimanan kita, kita dapat memahami cerita sebagai berikut yang kita dapat ambil amanahnya.
Sungguh tak ada yg patut kita sombongkan, karena semua yg kita miliki adalah milik Allah, diri kita sendiri pun hanya  milik Allah, yang kapan saja Allah.SWT dapat mengambil segala nikmat-nikmat Nya dari kita.

Allah tidak memutuskan sama sekali bahwa kita adalah orang yg terbaik. Kehidupan kita setelah hari ini tidak ada yg tahu, apakah kita besok masih istiqamah? Manusia hanya melihat dari zhahir, sedangkan Allah melihat dari batin. Dan tiada daya upaya melainkan karena Allah?

Ada suatu kisah, ketika berperang melawan kaum kafir seorang sahabat memenangkan pertarungan, ketika akan dibunuh orang kafir tadi lantas mengucap kalimat syahadat. Merasa bahwa orang kafir ini tidak serius mengucapkannya, sahabat tadi lantas membunuhnya. Selesai perang sahabat tadi menghadap Rasulullah menceritakan kejadian tadi.
Apa reaksi Rasulullah? Rasulullah marah dan berkata, “Apakah kamu telah membelah dadanya, sehingga tahu isi dadanya?” Janganlah kita merasa lebih baik dari orang lain, menghakimi orang lain, menganggap orang lain lebih buruk dari kita. Bukankah kita tak pernah, dan tak kan mungkinkah membelah dada orang lain? Mungkin saja orang lain lebih baik dari kita, misalnya dalam hal berbakti kepada orang tua, dalam hal kesabaran, dalam hal kejujuran, dll.

Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Allah Swt berfirman kepada Nabi Daud as: “Wahai Daud, kesalahan itu (yg pernah engkau lakukan) adalah berkah bagimu!” Nabi Daud as berkata: “Wahai Tuhanku, bagaimana itu bisa terjadi?” Allah Swt berfirman: “Rintihan orang berdosa (memohon ampunan-Ku) lebih Aku sukai daripada dzikir orang yg bertasbih (yg disertai kebanggaan dengan tasbih mereka).


Semoga Allah menjauhkan kita dari sifat sombong, yg dapat menjerumuskan ke dalam kebinasaan.
Semoga kita selalu berada dalam bimbingan-Nya, menjadi seorang muslim yg memiliki sifat tawadhu, menjadi hamba yg dicintai-Nya, dan senantiasa meraih ridha Allah.SWT. Amiin ya rabbal alamiin. Wallahu a’lam


© MCNR FSI-KU FBS UNJ 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar