TAUSYIAH-KU
Ikhwahfillah, terkadang saat kita
dibuat kesal oleh seseorang, kita akan menceritakan kekesalan tersebut
kepada orang-orang terdekat kita, seperti teman atau saudara kita. Dan
terkadang niat awal kita untuk sekedar curhat berujung menjadi
membicarakan keburukkan-keburukkan orang tersebut.
Membicarakan
keburukkan orang lain, apabila yang dibicarakan itu benar atau fakta
maka disebut Ghibah atau yang sering kita dengar "Gossip". Apabila yang
dibicarakan tersebut itu tidak benar alias bukan fakta maka perbuatan
tersebut adalah mem-Fitnah.
Ikhwah, apabila kita
senang menceritakan aib saudara atau teman kita disaat mereka tidak
dihadapan kita alias ghibah maka itu sama saja menunjukkan kita termasuk
kedalam golongan orang-orang yang kurang kerjaan, kurang etika dan
kurang iman. Dan pastinya, kita tidak mau masuk kedalam daftar golongan,
kan?
Selain itu ghibah juga diumpamakan seperti
seorang kanibal. Karena mengumpat, mencemooh, mempermalukan seseorang
seperti memakan daging saudaranya sendiri. Mengerikan.
Maka
dari itu ikhwah, kita harus menghindari dan meninggalkan perbuatan yang
tidak bermanfaat ini. Sebagaimana Rasulullah mengajarkan kita untuk
lebih baik diam daripada berkata tidak baik. Seperti sabda Rasulullah
Berikut ini : "Barang siapa beriman kepada Allah dan hari Akhir, maka
hendaknya ia berkata yang baik atau diam." (HR. Al-Bukhari)
© MCNR
FSI-KU FBS UNJ 2017
Tidak ada komentar:
Posting Komentar