TAUSYIAH-KU
*Masuk Surga Tanpa Hisab.*
Salah satu
pelajaran TAUHID yang menarik adalah “masuk surga tanpa hisab dan
adzab”. Artinya nanti kita langsung masuk surga: tanpa menjalani proses
hisab (peradilan yang seadil-adilnya). tanpa melalui proses yang sangat
lama (ingat satu hari akhirat sama dengan 1000 tahun dunia)
tanpa bersusah-susah melalui beratnya hari akhir nanti
melewati
shirat dengan sangat cepat dan mudah, diriwayatkan ada yang secepat
angin, secepat pandangan mata dan lain-lainnya Berdoa dan berharaplah
masuk surga tanpa hisab, karena hisab proses yang berat sekali. Hisab
dan peradilan seadil-adilnya, setiap perbuatan kita semuanya,
besar-kecilnya, beberapa dosa (aib) bisa diketahui oleh makhluk lainnya
(bisa malu dll). Beratnya saat-saat padang mahsyar dimana para Nabi saja
hanya mengurusi diri mereka sendiri, manusia telanjang semuanya dan
tidak ada yang saling melirik (karena syahwat) karena terlalu beratnya
perkara saat itu.
Lalu siapakah mereka yang mampu masuk surga tanpa hisab?
Dalam
hadits beberapa cirinya dijelaskan, “Mereka tidak pernah melakukan
thiyarah (beranggapan sial), tidak meminta untuk diruqyah, dan tidak
menggunakan kay (pengobatan dengan besi panas), dan hanya kepada Rabb
merekalah, mereka bertawakkal.” (HR. Bukhari no. 5752). Maksudnya apakah
thiyarah, minta diruqyah, dan kay?
marilah belajar kitab TAUHID dan penjelasan ulama, jadi intinya adalah tawakal dan ketergantungan hati kepada Allah.
Yuk, semangat belajar TAUHID dan mendakwahkannya, prioritas utama serta sumber kebahagiaan sejati.
© MCNR FSI-KU FBS UNJ 2017
Tidak ada komentar:
Posting Komentar